14 February 2009

Obama dan Inspirasi Harapan

Saya adalah orang yang tidak pernah tertarik dengan politik, saya lebih tertarik pada ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi komputer. Bahkan saya memilih untuk tidak menggunakan hak pilih saya pada beberapa pemilu di Indonesia yang terjadi di tahun-tahun yang lalu.

Membaca Kompas, terbitan minggu 15 Februari 2009, saya sempat tersentak. Edisi kompas pada hari minggu ini untuk skup internasional membawa berita tentang Obama dan tehnik Diplomasi AS yang sepertinya baru.

Pada artikel yang saya baca di kompas tersebut ada beberapa hal yang menarik yang lantas kemudian membuat saya mencoba untuk mengingat kembali kejadian-kejadian politik dunia yang mungkin hanya terlintas beberapa saat saja dalam ingatan saya, oleh karena memang saya tidak pernah tertarik dengan politik itu sendiri. Hal-hal menarik tersebut adalah, pada halaman 5, kolom AS Berballik 180 Derajat, hal-hal yang mengejutkan saya pada kolom ini adalah, Presiden Rusia Dmitry Medvedev yang mendadak bersahabat, kemudian ada juga 200 tahanan yang mayoritas muslim dan dituduh sebagai teroris mulai di gugurkan tuduhannya. Beberapa negara yang pada pemerintahan si sasaran lemparan sepatu Goerge W Bush, seperti Jerman dan Perancis tidak simpatik terhadap Amerika mendadak menjadi simpatik.

Dan ada yang lebih mengejutkan saya lagi, disebutkan bahwa Ketua Parlemen IRAN Ari Larijani menyebutkan bahwa “Tawaran diskusi Presiden Obama adalah hal yang menarik”. Iran mendadak berfikir positif terhadap Amerika, padahal dari dulu setahu saya Iran selalu menjadi korban politik Amerika, lantas masyarakatnya kemudian banyak yang membenci Amerika, sehingga sebagian masyarakat dunia selalu miris melihat keadaan masyarakat muslim Iran yang berada dibawah tekanan AS terutama masyarakat muslim dunia. Ini menarik, sangat menarik buat saya.

Saya orang muslim, saya juga miris terhadap semua perkembangan perlakuan tidak adilnya dunia terhadap umat muslim. Di invasinya Irak oleh AS dengan alasan-alasan yang tidak masuk akal, diserangnya Palestina oleh Israel karena suatu hal yang dibuat-buat, dan perlakuan-perlakuan lainnya terhadap umat muslim di seantero dunia, membuat saya menangis dalam hati, karena saya tidak dapat membantu saudara-saudara muslim saya untuk melawan. Saya hanya bisa berdoa semoga Allah SWT memberikan azab yang pedih, kepada semua yang telah men-dzalimi saudara-saudara muslim saya. Mudah-mudahan doa saya menjadi tambahan kekuatan bagi doa-doa yang sama.

Kembali ke berita Kompas yang saya baca. Pada kolom lain ada berita-berita yang membuat saya menjadi terfokus kepada Presiden Obama. Sepak terjang Obama dan pemerintahannya yang masih singkat ini sebagai seorang Presiden Amerika, membuat saya tertarik. Tradisi pemerintahan Amerika untuk pertama kali mengunjungi Uni Eropa setelah pelantikan Presiden, berubah menjadi kunjungan ke Asia. Usaha pemerintahan Obama untuk menghapuskan citra diplomasi AS yang memang kita tahu selalu mendikte Negara-negara lain, dilancarkan serentak dan serius. Tampak bahwa pemerintahan Obama ingin sekali merubah pandangan bahwa Amerika juga bisa bersahabat, dan tidak selalu menunjukkan otot kekuatan perangnya.

Pemerintahan Obama juga merasa bahwa di tengah krisis ekonomi dunia yang terjadi, Asia menjadi suatu wilayah yang posisinya ekonominya lebih baik dari wilayah lain, sehingga Pemerintahan Obama berharap Asia bisa menjadi bumper ekonomi AS. Meskipun ini suatu hal yang sepertinya menguntungkan AS, tapi setidaknya sebagai timbal balik, negara-negara yang diharapkan menjadi bumper tersebut bisa membuat rencana untuk merestrukturisasi perjanjian kerjasama yang lebih baik dengan AS yang tentunya harus lebih menguntungkan negara-negara tersebut.

Ada yang membuat saya sedih dan kemudian marah, diantara berita-berita tentang sepak terjang pemerintahan Obama ini. Berita yang membuat saya sedih tersebut ada pada halaman 5,  pada kolom Mengubah Diplomasi AS yang “Mendikte”.  Pada kolom tersebut ada berita yang menyebutkan bahwa ternyata Freeport dan Newmont melakukan penyuapan terhadap oknum militer Indonesia untuk melindungi bisnis-bisnis kedua perusahaan pertambangan raksasa Amerika tersebut di Indonesia.

Sial..biar mampus saja oknum-oknum tersebut. Sumpah demi Tuhan yang Maha Pemberi Bencana, saya doakan oknum-oknum tersebut supaya perut gendutnya berisi ular yang menggerogoti usus, lambung, ginjal, hati, otak dari mereka yang rakus, perlahan-lahan dan menyakitkan. Dan semoga dipertontonkan azab ini kepada masyarakat sekitar lahan pertambangan Freeport dan Newmont. Karena ulah mereka, berapa banyak orang lokal sekitar pertambangan yang menjadi korban akibat demonstrasi menuntut hak yang memang hak mereka.

Kembali lagi ke berita kompas yang saya baca. Obama menggandeng Hillary Clinton yang merupakan rivalnya dalam pemilihan Presiden Amerika, sebagai menteri luar negeri. Pandangan Obama terhadap Hillary Clinton karena Hillary Clinton dianggap satu visi, meski Hillary Clinton adalah bekas rivalnya, dan dinasti Clinton sendiri mempunyai citra buruk dimata masyarakat Amerika akibat ulah boss Bill Clinton pada masa pemerintahannya menjadi Presiden Amerika, (Salam damai Boss Bill…he…he..he..paling tidak anda tidak menjadi sasaran lemparan sepatu.). Namun Presiden Obama tetap memilihnya menjadi Menteri Luar Negeri.

Figur Presiden baru Amerika ini, membuat saya tertarik terhadapnya. Bukan karena Obama pernah sekolah di ASISI dan tinggal di belakang sekolah ASISI, yang kebetulan jarak sekolah ASISI tersebut dengan tempat tinggal saya hanya sekitar 200 meter saja. Tapi mungkin karena saya merasa sepak terjang presiden baru Amerika ini akan membuat perubahan pandangan dunia terhadap amerika berubah secara ekstrim. Dan terutama saya juga berharap ada perhatian yang lebih baik terhadap umat muslim oleh Amerika, ini yang paling saya harapkan.

Sekali lagi, saya adalah orang yang tidak pernah tertarik dengan politik, jika ada suatu berita politik yang menggugah saya untuk berfikir politik, maka berita itu pastinya sangat menginspirasi harapan dan doa-doa saya. Saya salut kepada anda Obama, apalagi jika anda ternyata memang bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk masyarakat muslim dunia, saya akan sangat salut sekali terhadap anda.

Untuk anda yang membaca tulisan ini. Tulisan ini hanya inspirasi harapan dan doa saya akan berita yang saya baca. Jauh didalam hati saya, saya hanya menginginkan tidak ada perang dan perselisihan lagi yang terjadi di atas dunia ini yang mengakibatkan banyak korban. Alangkah indahnya hidup berdampingan dengan semua orang yang berbeda agama dan keyakinan, namun tanpa perselisihan dan peperangan. Alangkah indahnya hidup jika hidup kita isi dengan mencari rahasia-rahasia Tuhan untuk dipergunakan demi kemajuan semua umat manusia. Bukan untuk membunuh, menindas, dan menekan orang lain hanya untuk kepentingan diri sendiri. Meski hal tersebut terasa sulit. Namun mari kita berusaha, menghapus perang, menghapus penindasan, menghapus kerakusan. Saya mencoba menghapus kerakusan tersebut dengan tidak berperang, melainkan menyerahkan hukuman terhadap kerakusan tersebut kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Mari berfikir positif terhadap segala sesuatu yang mencoba menghindari perselisihan dan peperangan. Jika Tuhan menghendaki, seorang anak desa, miskin, dekil dan masih kecil seperti Ponari-pun mampu menyembuhkan penyakit seseorang hanya dengan mencelupkan tangannya ke dalam air yang akan di minum oleh orang tersebut. 

 

Terima kasih

Menteng, 15 Februari 2009

 

Josescalia



3 comments:

Remo Harsono said...

silahkan tonton ini dulu boss

http://www.youtube.com/watch?v=0cOJNC2EuJw

JoseScalia said...

Terima kasih Boss Remo..

Kalo gitu sebetulnya sudah benar langkah saya kemaren, seharusnya saya memang tidak pernah peduli, dengan politik..jika saya peduli, hanya akan membuat malu dan menyakitkan hati..

Saya hanya sekali lagi berdoa dan berharap kepada TUHAN YME, supaya semua kebohongan yang telah menipu saya, mendapat balasan yang perih dan pedih..Amieen...

Sekali GolPut..tetap GolPut...

thnks

Obat Tradisional Setelah Operasi Caesar said...

Terimakasih atas beritanya pak